Speedboat terus melaju menerjang empasan ombak yang datang silih berganti. Semakin dekat, pulau itu semakin berbentuk dan membesar. Hingga setelah benar-benar dekat, Edgar dapat melihat pulau itu. "Selamat datang di Rhodonka!" Sambut Frederic tiba-tiba setelah mesin speedboat mati, mengejutkan Edgar. "Ayo, aku harus membawamu masuk!" Frederic sudah meloncat naik ke atas dermaga, Edgar menyusul di belakang. Edgar menoleh kembali ke Speedboat. Si pengemudi masih berada di sana, wajahnya tertutup masker dan mengenakan topi. Edgar yakin si pengemudi masih cukup muda. Apakah si pengemudi adalah salah satu anak yang dibawa ke pulau ini? "Ayo, Nak." Frederic memanggil Edgar. Edgar pun sedikit berlari mengejar Frederic yang sudah menapak di atas pasir putih pantai. Mereka berdua berjalan men

