Tasbih cinta episode 57 Andrian terkurung di dalam jeruji besi, dia tidak menyangka kalau dirinya bisa mengalami nasib seburuk ini, dendam dalam hati semakin tinggi, ia tidak akan pernah memaafkan orang-orang yang telah membuat dirinya menderita. “Kau tidak perlu terlalu meratapi nasib, kau yang berbuat maka kau juga yang harus bertanggung jawab. وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۚ وَإِنْ تَدْعُ مُثْقَلَةٌ إِلَىٰ حِمْلِهَا لَا يُحْمَلْ مِنْهُ شَيْءٌ وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَىٰ ۗ إِنَّمَا تُنْذِرُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ ۚ وَمَنْ تَزَكَّىٰ فَإِنَّمَا يَتَزَكَّىٰ لِنَفْسِهِ ۚ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan jika seseorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosa

