episode 93

1058 Kata

Episode 93  Maulana mendudukkan dirinya di kursi tamu, tangannya terus meremat d**a kirinya di mana jantungnya terletak. Rasa nyeri dan sesak kembali menghampirinya, dia tidak tahu sampai kapan rasa seperti ini akan terus menyerangnya. Setelah pemasangan cicin, ia segera turun dari podium dan mencari kusri yang kosong untuk istirahat. Matanya masih memperhatikan para tamu, sukurlah kalau mereka semua tidak ada yang memperhatikan dirinya, karena itu akan sangat merepotkan. Tanpa sengaja iris safir itu melihat beberapa orang pria menggoda istrinya, sungguh tidak bisa melihat wanita cantik sedikit saja langsung digoda. Fira menatap dingin beberapa pria tersebut, ia sama sekali tidak tertarik untuk berurusan dengan mereka. Sekarang seluruh jiwa raganya hanya ingin diberikan pada seorang pr

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN