Episode 119 Karina berjalan seperti tak lengkap nyawanya, hati gunda serta gelisah.”Ayah, apakah memang ayah memang bersikap tidak baik pada keluarga kak Ivan? Apakah ayah ingin aku balas dendam pada kak Ivan, atau membiarkan saja? Aku bingun ayah, aku tidak ingin melakukan kesalahan.” Dia menghentikan langkah kaki, pandangannya menunduk, air mata mengalir. “Jangan pernah menyimpan dendam pada seorang yang telah bersikap baik padamu? Mungkin saja kamu tidak tahu semua perjuangan yang telah dia lakukan untukmu.” Sui berbicara meniru gaya Maulana, sebenarnya dia juga tidak pernah memiliki keinginan untuk menghibur gadis tersebut. Karina menoleh ke samping.”Kamu meniru gaya bicara kak Ivan.cih , sungguh menggelikan. Kau tidak akan dapat menirunya, aku hanya tidak tahu apa yang ha

