EPISODE 89 Fira terus mengingat ucapan ibunya, memang benar kalau dirinya telah berdosa karena bersikap tidak baik terhadap seorang suami yang sangat baik terhadap dirinya, menjaganya, mecintainya bahkan selalu berkorban untuknya. Ia berjalan tanpa konsentrasi pada jalan hingga tak sengaja menabrak seorang penjual bunga di pinggir jalan. “Astagfirullah hal ‘adzim.” Fira terkejut,”maaf, aku tidak sengaja menabrak tuan,” katanya menyesal. Pria bertopi tersebut mengangguk, ia mengambilkan setangkai bunga mawar lalu diberikan pada gadis itu,”ini, orang bilang … bunga mawar merah itu sebagai tanda cinta.” “Tidak, aku sudah punya suami. Suamiku tidak pernah mengizinkan ku menerima cinta dari pria lain,” balas Fira tanpa mendongakkan pandangannya. Pria tersebuttersenyum,”baiklah, kalau beg

