Chapter 55

1082 Kata

“Hola,” sapaku kepada Lingga ketika ia mengangkat panggilanku. “Oitt kenapa lo.” “Gue sama Dimas balikan Ling,” ungkapku excited. “Oh.” “Balasan macam apa itu?” dumelku kesal. Lingga ini benar-benar gak cocok jadi tempat cerita. “Emang lo ngarepnya gue bales kayak gimana? Bilang oh sambil kayang gitu?” Tuh kan anak ini benar-benar spesies menyebalkan yang langka sekali. “Ya seenggaknya lo kelihatan excited sedikit kek lihat temen lo seneng. Gak ada gunanya banget lo jadi temen.” “Wahh Pioooo gila gue seneng banget dengernya,” Lingga berkata dengan nada yang terlalu dibuat-buat yang membuatku benar-benar jengkel setengah mati. “Lo pernah ngerasain dinginnya kali ciliwung ya?” “Woiya jelas gak dong.” “Mau nyoba?” “Mau, tapi bareng.” “Si bego.” Suara tawa Lingga terdengar berde

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN