Mengetahui

1024 Kata
Sekrtaris itu langsung saja berkata dengan wajah gugup nya. "Bukan saya tidak memberitahu tapi anda mengatakan ingin makan siang dengan istri anda yang sudah menunggu, pikiran saya kalian sudah selesai makan malam. Pak saya jujur tidak mengerti apa yang sudah terjadi saat ini. sampai Detik ini hanya istri anda yang sangat ramah."  "Hm... iya sudah jangan di bahas lagi! sekarang kau segera menyelesaikan pekerjaan itu, aku tidak mau kalau semua nya tidak lancar begitu saja saat ini. "Baiklah kalau begitu, jangan merasa kalau diri ini menjadikan diri ini melakukan nya dengan baik juga di dalam segi apa pun itu." Jelas sekretaris itu dan berusaha mengambil apa yang di berikan. Saat itu dia begitu mendalam, Yonna yang sudah banya berjuang demi mendapatkan yang terbaik juga. lalau Dion memandangi semua makanan itu sambil air mata yang menitik deras juga. "Kenapa dia begitu baik kepadaku, dand ia merasa kalau semua nya kan berjalan dengan lancar juga demi mendapatkan yang terbaik, tidak ada yang bisa di jadikan satu hal yang bersama saat ini. di dalam perjuangan akan menjadi sebuah keinginan yang nyata. Di sisi lain kalau diri ini akan menjadi sebuah melakukan yang hal di lakukan menjadi sebuah keinginan yang nyata saja." Yonna berkata dengan tenang di  dalam hati nya agar kecurigaan yang sudah ada di lakukan suami nya menjadis sebuah kesalah pahaman yang sudah terjadi saat ini. Di tempat lain Alden yang masih infat apa yang sudah terjadi di mana dia mengatakan kalau dia sangat mengkhawatirkan Yonna yang masih berada di dalam keadaan itu. "Hm... kenapa aku terpikir keadaan Yonna yang terlintas begitu saja tanpa berpikir akan menjadi sebuah keinginan nyata saja. Di dalam keadaan itu semua nya bisa di lakukan demi mendapatkan terbaik. Aku sadar diri jika aku masih ikut campur dengan semua nya masalah rumah tangga mereka pasti itu akan membuat kesalah pahaman yang akan menjadi sangat kacau." Rutukan Alden yang masih saja melakukan yang melakukan penjarakan pada diri nya dan Yonna yang selalu di pikir kan akan menjadi sebuah kenangan yang biasa saja saat ini. Suasana malam itu Yonna sudah berada di rumah mereka langsung saja tidak mengatakan apa yang sudah di jadikan yang terbaik juga mendapatkan nya demi apa pun semua nya bisa akan selesai sampai di atas kehidupan yang nyata saja. Di sisi lain akan menjadi sebuah keadaan yang nyata. "Seperti nya dia memang malam ini akan lembur, aku akan mendapat kan yang terbaik juga menjadikan diri ini semakin mendalam saja tanpa di dasarkan mendapatkan yang terbaik juga. di sisi lain juga ini semua atas pekerjaan nya makanya dia selalu saja bgitu mendapatkan yang terbaik tanpa harus berpikir akan apa yang sudah terjadi saat ini. di dalam kehidupan yang nyata akan terus saja menjadikan diri ini sebuah keyakinan yang nyata saja."  Yonna berkata di dalam hati nya dan dia berusaha untuk tenang menjalani setiap hari nya akan menjadi sebuah keinginan nyata pada diri nya untuk menjalani apa yang sudah di dapatkan satu sama lain nya lagi di titik lain tidak ada yang bisa di jadikan yang terbaik juga demi mendapatkan yang terbaik juga demi keadaan yang saaat ini bosa di lakukan sampai melakukan yang terbaik. Setelah itu Dion yang masih saja berada di dalam kantor masih saja masih menyibukkan diri nya untuk melakukan pekerjaan yang di tinggalkan nya tadi pagi sampai dia harus melakukan yang terbaik saat ini. Tidak sengaja dia mengambil Foto yang terlihat di atas meja nya yang berada di sana, tiba-tiba pekerjaan nya langsung terhenti begitu saja. "Yonna maafkan aku, aku tidak tahu harus bagaimana lagi mendapatkan yang terbaik saat ini. Di dalam lubuk hati yang paling dalam kalau aku akan membuat kau bahagia bukan seperti ini, aku sangat yakin pada diri ini semakin aku yakin pada diri ini aku akan melakukan yang terbaik juga." Dion berkata sambil melakukan yang terbaik juga, di sisi lain akan melakukan nya diri ini menjadikan diri ini semakin yakin berada di sebuah masalah yang semakin runyem nya juga tidak ada yang terjadi saat ini akan selalu saja bertahan di dalam perjalanan hidup juga tanpa ada kekuatan yang sama saat ini. "Semakin aku lihat Yonna semakin terus selalu menjalani nya demi mendapatkan kebenaran yang ada juga. jauh di dalam lubuk hati yang mendalam diri ini, melakukan nya ada hal yang bisa di dasarkan di pada diri ini menjadi sebuah kekuatan pada diri nya saja, sebenar nya kalau diri ini melakukan nya menjadikan diri ini."  Dion berkata terus di dalam hati nya yang sangat mendalam saja. Kalau semuanya bisa di jadikan diri ini semakin mendalam di saat itu Dion yang sudah merasa kalau semuanya bisa berjalan dengan lancar dia berusaha untuk  melakukan nya. Di saat itu Dion yang sudah melakukan yang terbaik juga dia langsung saja mengatakan kalau dia melakukan nya saat ini. “Seperti nya aku harus pulang agar semua nya diri ini semakin mendalam juga bertemu dengan Yonna yang sudah banyak membuat diri ini semakin yakin diri ini. Tidak ada yang bisa di jadikan pada diri ini semakin yakin kalau akan melakukan pada diri nya. Dion berkata dengan tenang di dalam hati nya saat ini. Lalu dia berada sebuah keinginan nyata nya, dan akhir nya kalau Dion akan pulang setelah menyelesaikan semua nya. Sesampai nya dia di rumah Dion melihat Yonna yang sibuk melakukan yang terbaik juga untuk diri nya menyiapkan malam untuk nya saat ini. “Yonna kenapa kau masak sebanyak ini aku tidak mengerti apa yang sudah di lakukan nya demi mendapat kan yang terbaik juga, kenapa kau tidak tidur saja jika melakukan yang terbaik saat ini.” Dion berkata dengan tenang juga, tidak ada yang bisa di jadikan diri ini semakin yakin pada diri ini semua nya. “Akhir nya kau pulang, aku kira kau lama akan pulang nya. Sekarang makan saja aku sudah membuat makanan yang sangat kau sukai ini.” Yonna berkata dengan tenang juga saat ini tanpa di sadari satu sama lain nya diri ini akan berjalan dengan lancar saja. “Kau jangan merepotkan diri ini akan melakukan yang terbaik juga tanpa memikirkan satu sama lain nya juga. Di sini aku bertahan untuk mendapatkan diri ini semakin menjadi saja tanpa ada yang di lakukan. Kalau begitu aku akan menghabiskan semua makanan yang kau buat malam ini.”  
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN