Di dalam kehidupan yang nyata bisa saja berjalan dengan lancar Alden berharap Yonma bisa melakukan yang terbaik satu sama lain nya lagi agar mendapatkan yang terbaik pada diri ini semakin mendalam saja.
Di titik ini semua Alden berkata dengan wajah yang sangat serius, "Bagaimana Bisa kau kemari ingin melakukan apa yang terjadi. Sekarang percaya atau tidak semuanya akan bisa di lakukan agar tidak terjadi apa-apa pada diri ini."
Alden berkata dengan tenang.
"Keadaan ini bisa saja berjalan begitu saja tanpa memikirkan satu sama lain nya, diri ini semakin menjadi satu sama lain. Tidak ada perjalanan hidup itu bisa di dasarkan pada diri ini menjadikan satu hal yang sama." Ucap Yonna kepada Alden.
Di dalam perjalanan akan membuahkan hasil pada diri ini semakin mendalam saja. Tidak ada satu hal yang membuat perjalanan hidup bisa di dasarkan pada perasaan ini.
Tidak menjadikan diri ini semakin bekerja satu sama lain nya. Jauh dari dasar lubuk hati yang paling dalam akan terus berjuang satu sama lain nya sampai melakukan yang terbaik hal tersebut.
"Sekarang katakan apa tujuan kau kemari?"
Tanya Alden dengan singkat begitu saja.
"Kau ini aku ingin meminta maaf kepadamu hal yang di inginkan satu sama lain nya. Setelah di perjalanan itu bisa saja membuat diri semakin tidak berarti di dalam hidup." Ucap Yonna.
"Sekarang begini saja, aku di sini tidak mau menganggap diri kau tidak ada arti nya sama sekali. Percaya atau lambat diri ini melakukan yang terbaik saja."
Ucap Alden dengan wajah yang sangat tidak berarti.
"Jangan membuat diri ini semakin tidak yakin, di suatu hal akan membuat diri ini semakin mendalam saja. Aku ingin menjelaskan semuanya agar kau bisa melakukan yang terbaik satu sama lain nya."
Ucap Yonna kepada Alden.
"Sekarang aku tidak mau berkata apaapa lagi, di sini semua nya bisa di lakukan untuk mendapatkan yang terbaik satu sama lain."
Alden berkata dengan suara jangan sangat melemah.
Pada dasar nya tidak ada yang mau di katakan lagi satu sama lain nya pada diri ini semakin mendalam saja.
"Kalau memang kau sangat risih melihat aku, apa boleh buat aku akan pergi sekarang jangan berharap penuh pada diri ini semakin mendalam saja. Jauh di pikiran saat ini melakukan yang terbaik adalah hal yang membuat diri ini semakin yakin saja."
Ucap Yonna kepada Alden.
Yonna langsung pergi meninggalkan semua orang berada di sana menghabiskan waktu bersama satu sama lain nya di dalam kehidupan itu tersebut.
Alden langsung saja melakukan nya sampai dia mendapatkan yang terbaik satu sama lain kepada Yonna, di dalam kehidupan Alden paling tidak ingin mengambil hak yang bukan untuk diri nya sampai kapan pun.
"Aku harus merelakan diri ini untuk mendapatkan yang terbaik juga, tanpa di dasarkan diri ini sampai melakukan yang terbaik juga di sisi lain ada yang membuat diri ini akan terus mendalami satu hal."
Di dalam mobil Yonna selalu terus melakukan nya sampai mendapatkan yang terbaik satu sama lain nya.
"Sial, aku sangat membenci hal itu! Dimana pun keberadaan ini bisa berjalan dengan lancar saja, aku tidak mau menampakan diri jika melakukan yang terbaik untuk diri ini sekarang."
Ucap Yonna di dalam hati nya sekarang juga.
Di dalam kehidupan yang nyata akan membuahkan hasil yang sangat maksimal pada diri ini melakukan nya sampai mendapatkan yang terbaik juga satu sama lain bisa saja sampai mendapatkan yang terbaik juga satu sama lain nya, Setelah Yonna berada di dalam rumah dia melihat Dion yang masih saja berada di kamar dan dia berusaha untuk tenang.
“Kau dari mana Yonna?”
Tanya Dion yang begitu mengkhawatirkan diri nya saat ini. Di dalam kehidupan nya yang nyata itu bisa saja mereka mendapatkan yang terbaik juga demi mendapatkan satu hal yang sama.
“Aku baru saja ke rumah sakit, ada apa ?”
Tanya Alden yang sangat membuat dia merasa risih saja saat ini entah kenapa di dalam perjuangan itu bisa saja membuat diri ini semakin mendalam ini malakukan nya.
Sampai di perjuangan hidup ini melakukan yang terdekat ini semuanya bisa saja bisa di lakukan lagi.
“Kenapa diri ini melakukan nya sampai mendapatkan yang terbaik juga, demi apa pun itu akan terjadi sama sekali bisa di dalam mendapat kan yang terbaik saat ini. Menjadi kan semua nya melakukan nya demi mendapatkan yang terbaik juga.”
“Sudah lah jangan mempermasalah kan semua nya demi mendapatkan yang terbaik satu sama lain nya, di dalam itu juga semua nya bisa saja berjalan begitu saja tanpa berpikir akan di mana keadaaan itu berada saat ini.”
Ucap Yonna yang merasa sudah medapatkan yang terbaik juga satu sama lain nya.
“Kau kenapa begitu terus terhadap aku, sampai aku tidak paham apa yang sudah di lakukan yang bisa di jadikan yang terbaik satu sama lain nya. Dia berada di setiap keinginan sangat nyata saja.”
Jelas Dion yang masih berharap penuh kepada diri Yonna untuk berubah dan tidak melakukan hal yang sama saja dalam hidup ini satu sama lain nya saja.
“Memang tidak di takdirkan satu sama lain nya. Diri ini akan terus berjuang satu hal itu membuat diri ini semakin sangat kacau saja.”
“Sudahlah, aku sangat capek apa yang telah di lakukan saat ini, di mana pun aku sudah pernah berjuang dengan kecuekan kau saat itu, dan sekarang kau merasakan apa yang aku rasakan dulu nya sampai aku baru menyadari apa yang sudah di dapatkan hal tersebut demi mendapatkan yang terbaik juga demi hal apa pun itu melakukan nya sampai membuat menderita saja.”
Jelas Yonna sambil meninggal kan Dion pergi ke dalam kamar.
“Aku sangat merasa tidak mendapatkan yang terbaik satu sama lain nya. Diri ini terus saja berjuang demi mendapatkan yang terbaik satu sama lain nya lagi. Di sini semua bisa melakukan yang terbaik juga sampai di mana diri ini semakin yakin apa di dalam perjuangan hidup bisa di dasar kan.”
Rutuk Dion yang melihat istri nya semakin hari semakin tidak yakin pada diri nya masing-masing.
"Huft sangat menyebalkan dia selalu saja begitu samapai aku sekesal ini dan tidak tahu harus berbuat apa yang sudah di lakukan hari ini, semakin mendalam satu sama lain nya juga. Di dalam kehidupan yang nyata pada diri ini semakin tidak yakin akan mendapatkan yang baru juga sampai melakukan yang sudah terjadi satu sama lain nya pada diri ini."