SIENA 44

1360 Kata

Siena, Ada beberapa hal di dunia ini yang nggak harus kita miliki. _Siena_ Siena masih menatap hamparan hijau di taman rumah sakit. Taman yang cukup sejuk dan dapat menghilangkan rasa bosan dengan suasana bau obat dimana-mana. Tak hanya ada Siena di sana, tapi juga beberapa pasien lain. Saka Juga masih ada di depannya, berjongkok mendongak menatap Siena. "Gue cemburu," ucap Saka membuat Siena menunduk menatapnya. Siena tersenyum tipis. Jelas dia merasa aneh untuk sikap Saka kali ini. Harus senang atau justru marah? Bukankah kata cemburu itu lebih pantas jika Siena yang mengucapkan? Cemburu kepada Saka, cemburu kepada Aksa, cemburu kepada papa, dan cemburu kepada Ria. "Cemburu sama Aska?" Siena memastikan. Saat berkata pun dia terkekeh geli seolah mengalihkan perasaan marahnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN