BAB 34: Tidak Cukup Bukti

1397 Kata

Steve membuka pintu ruangan interogasi, kemudian berjalan ke arah Agacia dan membuka borgol yang melingkari kedua tangan wanita itu dengan cukup erat. Agacia tidak heran karena melihat sosok Reagan yang berdiri di ambang pintu dengan wajah datarnya, khas kesombongan setelah memenangkan permainan. Wanita itu beranjak, tersenyum ke arah Steve dan melambaikan tangannya seakan tidak akan pernah lagi bertandang ke sini. Reagan menyodorkannya iced americano yang dibelinya di coffee shop baru yang berada di persimpangan jalan menuju kantor polisi. Pria itu tampak lebih rapi dari biasanya, setelan jas mahalnya dan aroma parfum maskulin yang menusuk indra penciumannya telah membuatnya terbang ke awang-awang, seakan banyak kupu-kupu di dalam perutmu. Apakah ini gelora asmara yang sudah lama tidak d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN