BAB 8: Tidak Ingin Berhenti

1120 Kata

Sebulan kemudian… Kasus pembunuhan tak biasa bermunculan dan memorak-perandakan sistem pemerintahan Kota Pianika yang dikenal dengan kedamaiannya. Beberapa penjabat publik telah melakukan gerakan baik dengan mendonasikan hartanya untuk acara-acara amal dan melakukan kegiatan positif lainnya. Mereka pun merasa gentar akibat teror Jas Hujan yang belum diketahui kebenarannya. Mereka merasa tidak tenang! Rumah-rumah ibadah mendadak dipadati jemaat, mereka tengah melakukan doa bersama agar teror ini segera berakhir. Padahal, hanya karena sebuah artikel, mereka merasa waspada. Artikel yang diterbitkan oleh Mega Mendung Media, membuat sebagian rakyat melupakan kegiatan malam mereka, memilih menikmati kesunyian malam di rumah masing-masing. Hiburan malam, bar, diskotik, bahkan rumah b****l tela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN