Meregangnya nyawa Will membuat kakak Lanka mengalami hal sulit karena tanda kematian. Hal yang tidak terduga itu membuat Lanka terkejut bukan main. Lantas, apakah pria bertudung itu bisa diselamatkan? Amerta sendiri yang baru pertama kali melihat tanda kematian, dan masih dalam kebingungan. Meskipun dia juga melakukan perjanjian dengan pria itu, tapi karena hilangnya kekuatan pernjanjian tersebut menjadi hangus. “Amerta..., apa kau yakin dengan ucapanmu?” tanya Lanka dengan tubuh gemetarnya. Disaat sang kakak tidak berdaya, yang dilakukan hanya berdiri seperti orang bodoh. “Aku baru pertama kali melihatnya.” Amerta menatap para pelayan satu persatu, lalu menyuruh mereka meninggalakn ruangan. “Jangan menyentuh tanda itu, Tuan.” Karena dilarang, Lanka mundur selangkah ke belakang. Am

