20. Ada Waktu Bertemu?

1637 Kata

Malam sudah begitu larut, tapi mataku tak kunjung terpejam. Selain karena belum mengantuk, aku juga memikirkan banyak hal. Pikiranku terasa tidak tenang, sehingga untuk memejamkan mata saja rasa sulit. Di sebelahku, Vio sudah tertidur dengan nyenyak sambil memeluk boneka spongebob-nya. Napasnya teratur, terlihat dari dadanya yang naik turun perlahan. Aku tersenyum saat menatapnya. Seharian ini banyak hal yang membuat perasaanku tidak nyaman, tapi saat melihat wajah polos Vio semuanya seolah lenyap dan membuatku bisa sedikit bernapas lega. Aku tidak tahu bagaimana hidupku jika tanpa adanya Vio. Suara tawanya, senyumnya dan rengekannya adalah penyemangat hidupku. Aku kemudian memalingkan wajahku ke arah jendela kamarku yang sengaja kubuku. Biasanya saat aku sedang kesulitan tidur, aku mema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN