Mengobati Rindu [2]

1174 Kata

Asha kembali ke kamar tidurnya setelah di usir Harris di dapur. Ada sesak yang tiba-tiba muncul saat matanya sayu menatap buket bunga anyelir yang sudah ia raih dari atas nakas. Apa dia keterlaluan dengan Harris yang sudah mati-matian memperbaiki kesalahannya?    Asha masih tak bisa memejamkan matanya meski tubuhnya sudah meringkuk di atas tempat tidur setengah jam yang lalu. Dia hanya pura-pura menutup mata saat mendengar suara pintu yang di buka seseorang. Tentu saja orang itu Harris, siapa lagi kalau bukan dia?!   Asha kembali membuka matanya saat suara pintu tertutup terdengar. Asha tertegun lama saat menyadari batal di sampingnya raib. "Mas Harris, maaf!" ucapnya lirih di iringi dua tetesan air mata membasahi pipi. Suasana hatinya yang buruk beberapa hari ini, membuatnya tak bisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN