Pamela Pov. Sebuah perjanjian tak terucap terjadi di antara kami. Aku bersyukur Travis mengerti aku, dan aku siap membuka hati untuknya meski saat ini aku melakukannya untuk ibu Maria. "Travis," bisikku di sela tangannya yang berada di seluruh tubuhku. Kami berada di lift pribadinya. Membuatnya bisa melakukan apapun yang ia inginkan. Kami tiba di penthouse Travis. Aku bahkan tidak bisa berjalan dengan benar karena aksi saling mencumbu kami. Gairah Travis menginfeksi ku begitu mudah. Aku merasakan gairahnya melalui nafas dan sentuhannya. Aku mengetahui kebutuhannya dengan menyelami tatapannya yang dalam dan tajam. "Kau bisa menjadikanku pelapiasan dalam usahamu melupakan Dei, tapi aku juga akan memastikan jika aku mendapatkan yang aku inginkan. " "Penawaran yang adi

