Eara menatap Fidel yang terlihat sangat nyaman dipangkuan Adrel. Bayi itu terlihat tidur nyenyak dan menikmati suasana halaman belakang yang sangat sejuk. Adrel tidak lagi membicarakan sebuah pernikahan, tapi Eara tahu pria itu masih mengharapkannya. Sementara dirinya masih sangat takut dan merasa janjinya pada Tuhan tidak bisa dipermainkan. Karena pastinya akan ada masalah di dalam pernikahan mereka nantinya. Itulah yang Eara yakini. Dan itu yang membuatnya selalu mengelak setiap kali Adrel membicarakan pernikahan. Bahkan sampai saat ini masih ada wanita yang sering menghubungi Adrel. Dan walau pria itu hanya mengatakan teman lama, tetap saja Eara tidak mempercayai itu. Eara merasa semuanya lebih baik seperti ini. Dia hanya menjadi kekasih bagi Adrel dan pria itu bisa meninggalkannya

