Pesta pernikahan itu berlangsung cukup lama. Adrel memperkenalkannya pada beberapa orang, bahkan dengan sangat percaya diri Adrel menggendong bayinya yang sudah berusia tiga bulan. Dia tampak bangga memperkenalkan putranya itu. Dan Eara sangat merasa bahagia dengan itu. Dan jujur saja Eara sangat takut menjadi seorang istri Garwine. Itu artinya dia sudah menjadi istri seorang bangsawan. Dan bukan hanya itu, Adrel sangat dikenal dengan pekerja keras dan kejam dalam pekerjaannya. Dan Eara takut tidak bisa menjadi penopangnya. Karena dari beberapa istri bangsawan yang Eara lihat, mereka terlihat tidak bahagia dengan pernikahan Eara. Tapi Eara terkejut saat Adrel melihat kekhawatirannya itu dan menarik Eara ke dalam pelukannya. “Apa yang kamu khawatirkan?” tanya Adrel.

