chapter 35

1126 Kata

“Adrel!” teriak Eara yang baru selesai mandi. Dia segera berlari mendekati Adrel dan membantu Adrel menyandarkannya di kepala tempat tidur. Dia membenarkan posisi Adrel dan membelai pipi pria itu dengan sangat lembut. Adrel pun menatapnya seakan Tuhan memberikan malaikat dalam hidupnya. ”Kamu belum boleh banyak bergerak, Adrel,” ucap Eara. Wanita menatap Adrel dengan perasaan khawatir. Sedangkan pria itu tersenyum dan mencium buku-buku jari Eara. Eara sangat merindukannya. Bahkan saat ini senyum Adrel terasa lebih tulus dari biasanya. Suara tangisan bayi kecil membuat keduanya menoleh, Eara beranjak dan mengambil bayinya yang tidur di kasur box. Dia memberikan ciuman selamat pagi pada putranya dan membawanya pada Adrel. Adrel menyentuh bayi kecil yang berada dihadapannya. Bayinya. ”Siapa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN