"Bolehkah... bolehkah saya menyentuh kamu lebih intim? Menyentuh kamu dengan selayaknya?" Suara Jeffrey yang serak tetapi lembut membuat Lana seakan terhipnotis. Pikirannya mendadak kosong. Hanya tatapan hangat Jeffrey yang memenuhi benak. Tatapan yang mendambakan dirinya. Tatapan yang entah mengapa, tidak bisa membuat Lana berpaling. Entah refleks atau karena memang hatinya menginginkan begitu, Lana mengangguk pelan sebagai jawaban atas pertanyaan Jeffrey. Dan detik itu juga, lengkungan senyum Jeffrey mengalihkan seluruh dunianya. "Terima kasih," bisik Jeffrey, terdengar amat tulus menyentuh hati Lana. Jeffrey kembali mendekatkan wajahnya, mengecupi bibir Lana sementara tangan kanannya menyentuh tangan wanita tersebut. Mengusapnya dengan lembut sehingga membuat tubuh Lana menggigil kar

