Jeffrey pulang lebih cepat hari ini, dengan harap bisa segera bertemu Lana, dan membicarakan masalah mereka. Namun yang terjadi, Lana tidak ada di rumah. Baik Vanilla mau pun Bik Marni tidak melihat Lana ada di rumah sejak tadi. Dan hal itu membuat Jeffrey semakin khawatir. Terlebih, ini sudah hampir tengah malam. “Jeff,” panggil Vanilla di belakangnya. Jeffrey menoleh dan menemukan Vanilla tengah membawa segelas s**u hamil yang dia minum. Wajah wanita itu sudah tidak sepucat kemarin. Tapi tetap saja, masih ada gurat sedih di antara wajahnya yang tak bisa disembunyikan. “Kamu sama Lana beneran nggak apa-apa?” Vanilla tanya. Berdiri di sisi Jeffrey seraya menatap tanaman-tanaman mawar di depan mereka. Jeffrey sampai lupa bahwa dia belum menanyakan perihal apa yang terjadi pada Vanilla d

