"Mas kok malah bayarin sih?" protes Dinar saat mereka berada di parkiran yang lumayan jauh dari mall Karena padatnya jalanan di malam tahun baru ini membuat mereka terpaksa berjalan agak jauh. "Dari pada berantem. Gak apalah," balas Yuda santai. "Keenakan merekalah. Yang makan mereka, yang bayar Mas. Gak suka pokoknya!" gerutu Dinar. Yuda tersenyum tipis sembari memberikan helm pada sang istri. "Jangan cemberut. Nanti cantiknya ilang," goda Yuda sambil menjawil dagu sang istri. "Mas Yuda tuh gak usah terlalu baik sama mereka. Dinar sengaja gak bilang-bilang kalau Mas punya uang banyak. Nanti kalau mereka tau, bisa-bisa jadi bank tempat berhutang buat mereka," omel Dinar. Lagi-lagi Yuda tak mau mengambil pusing omelan sang istri. Ia meraih helm yang ada di tangan Dinar yang tak kunju

