Penyelesaian Urusan Hutang

1145 Kata

Lagi-lagi rentenir datang ke rumah untuk menagih hutang yang tak kunjung di bayar. Kali ini mereka lebih beringas. "Bayar kalau tidak saya ambil barang-barang di dalam!" ancam pria bertubuh besar dengan otot kekar. "Ampun, Bang. Jangan," mohon Bu Tiara bersimpuh. "Abang-abang ini tolong dengarkan dulu. Kami tidak mengambil hutang itu, jadi kami tak punya kewajiban membayar," jelas Bapak berusaha menenangkan mereka. "Banyak bacod! Gue gak peduli itu utang punya siapa! Pokoknya gue di suruh nagih sama Lo semua! Bayar sekarang!" Dinar berlari dari dapur mendengar keributan di teras. Ia menatap ngeri melihat beberapa laki-laki bertubuh besar ada di depan rumahnya. Apalagi melihat bapak ibunya bersimpuh meminta amun dan memohon. Dapat Dinar pastikan permasalahannya adalah uang. Ya, hutang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN