31

1067 Kata

“PISANG NAKAL!” Kaena tersenyum, dia memukul d**a Kael. Pria itu memeluknya lebih erat, dan “Akh… Aaaakh.” rasanya semua tersumbat di tenggorokan. Kaena tak bisa bicara, bagian bawah miliknya terasa sangat penuh dan tak nyaman. Jantungnya berdebar kencang saat Kael mendorong lebih dalam. “Aku mencintaimu sebagai laki-laki dan perempuan.” Kael mengataka itu tepat di depan wajah Kaena. Bibir mereka saling melumat kembali, tangan Kael menyentuh p******a Kaena agar dia merasakan sensasi yang lebih nikmat. Kael tahu seluruh tubuh Kaena kini sudah menegang. “Ka-el.” “Iya ini aku, buka matamu sayang! Lihat aku, ini Kael.” Pemuda tersebut mendorong lebih dalam dan Kaena sungguh merasa penuh. Dia tak bisa menahan dirinya agar tak berteriak. Kael mengusap rambut gadis yang kini berkucuran keri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN