25

1174 Kata

“Maaf, aku tidak tahu kau secerewet ini.” “Aku bukan bawel Kaena, tapi kita memang harus menjaga sikap dengan benar.” Demian mendekatkan diri pada Kaena. “Jangan sampai Kael mengumpat melihat kita.” Kaena ingin marah tapi Demian terlihat sangat manis. “Jadi katakan apa yang kau tahu, ingat kita cuma beda bulan dan kau hanya lebih tinggi dariku. Jadi katakan saja, apa yang kau ketahui.” Demian tersenyum mengejek. “Aku melihat kalian berciuman, aku melihat melakukan… hehehe, haruskah aku meneruskannya? Lain kali jangan lakukan itu jika tak di area pribadi. Kalian gila apa melakukannya di kolam berenang tengah malam seperti itu. Aku bukan pria bodoh, aku punya Demina. Kami juga kembar seperti kalian, tapi jangankan untuk melakukan itu. Melihatnya saja aku sudah ingin muntah, dia suka membe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN