23

1628 Kata

“Kenapa memukul dirimu sendiri?!” wajah Kael sungguh masam. “Aku tak suka dia ikut campur urusan kita! Lagipula kita butuh apartemen yang lebih bagus dari ini. Percuma memiliki ayah kaya jika kita tak bisa memanfaatkannya.” Kaena tersenyum, “Kau selalu bisa menjawab perkataanku.” “Kaena, aku kesal sekali karena mendengar kabar buruk tentang Kak Ara. Aku jadi menyesal karena tak perhatian dengannya. Padahal kita berada di satu negara yang sama, malah satu kota. Entah sejak kapan aku menjadi orang yang kaku pada keluarga. Tapi Kaena, aku tidak ingin semua itu terjadi padamu. Kita pindah bukan hanya untuk menghindari Kris saja, tapi juga demi keamanan dirimu.” Kaena mengusap wajah Kael lembut. “Aku tahu semua ini kau lakukan untukku, karena Kael sangat menyayangi Kaena. Setelah makan apa k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN