Menyelesaikan bukan berarti membunuh bukan? Yang Alara lakukan lebih dari sekedar mengobrol santai dengan orang yang terkukung setengah badannya oleh es yang sengaja Alara buat. Orang – orang di sana hanya bisa melihat dari lubang kecil yang Alara buat. Alara membuat seperti stadion untuk menyaksikan lomba adu banteng atau bahkan adu senjata. Tinggi namun tidak mencapai langit. Kemudian orang – orang di sekeliling bumi berbentuk kotak itu hanya bisa melihat di kotak – kotak kecil yang Alara buat sengaja untuk bahan tontonan. Sara berdiri di samping Alara yang duduk dengan tanah yang dibentuk seperti kursi lalu bersandar di tengah hari terik itu. Alara melipat lengannya di depan d**a. “Kenapa kau tidak langsung membunuhku saja?” teriak pemimpin kota yang baru itu. Alara terkekeh k

