Element #38

1497 Kata

  Sara menatap Arga yang terengah – engah di depannya. Sebenarnya, Sara tidak tega melihat Arga yang sedang terluka itu berjuang mati – matian untuk menemuinya. Tatapan Arga pada Sara memang tidak pernah berubah. Masih tetap sama. Masih tetap seperti ini. “Sara.” Ucap Arga terengah, “aku bisa menjelaskan semuanya.” Sara masih diam di tempatnya berdiri. Lalu Joseph merangkul Sara kemudian menyuruhnya masuk. Arga justru mulai geram melihat Joseph yang bahkan terang – terangan menyentuh Sara. Dengan santai, Sara ikut ke dalam bersamaan tarikan dari Joseph. “Masuk, Ga.” Kata Joseph masih merangkul Sara menuntunnya duduk di sofa yang ada di kantornya itu. Arga masuk dengan rusuh walaupun dengan muka jengkel. Kemudian duduk dengan kasar di atas sofa dihadaoan Sara dan juga Joseph ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN