Element #60

1133 Kata

Sara mendengus kemudian berdiri dari jatuhnya. Suara Brian yang tertawa tidaklah enak untuk di dengar. Meskipun Brian tampan bagaikan malaikat yang turun ke bumi tatap saja, tawanya menghapus semua kesan itu. “Jadi, kau mendirikan pasukan untuk berbuat seperti ini?” tanya Sara kemudian sudah berdiri di depan Brian. Sara bisa saja menyerangnya, namun mata dari Brian mengingatkan Sara akan Alara. Sangat mirip dan tidak bisa Sara bedakan. Sara terus menatap Brian yang menatapnya juga. “Kenapa? Kau terpesona?” tanya Brian yang membuat Sara kini mengerjap. Entahlah, hanya saja Brian mengingatkan Sara pada Alara. Sorot mata tajam sehingga membuat orang yang menatapnya menjadi terpaku seketika dihadapannya. Entah itu Brian ataupun Alara, keudanya sama – sama menggunakan tatapan itu ketika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN