“Bagaimana dengan semua orang di sana?” Sara baru saja masuk ke kamarnya sendiri. Di design dengan baik oleh dirinya sendiri. Dibantu sedikit oleh Rico dan tentu saja ada seorang Arga di balik semua dekorasi yang bahkan menyerupai kamar lamanya. Kamar ini tidak baru, hanya saja Sara mendesign secara langsung ke lapangan. Dengan cepat di kerjakan dan tentu saja selesai tepat waktu. Bukan hanya kamar ini, banyak kamar yang Sara minta untuk di dekor ulang untuk kenyamanan para penghuninya. Tersedia empat puluh kamar untuk setiap siswanya. Jika nantia da siswa baru dan akamr kurang, maka Sara akan mengakali menjadi satu kamar dua orang. Itu adalah persetujuan dengan orang – orang yang sudah memiliki kamar masing – masing di sekolah ini. Orang di sana yang di katakan oleh Tara barusan a

