Extra Chap (2)

1986 Kata

Happy Reading...... Sinar mentari pagi membangunkan tidur nyenyak Dean. Dilihatnya lelaki yang ia cintai masih terlelap di sampingnya, memeluk lelangannya. Wajah tidurnya terlihat begitu tenang. Dean tidak pernah menyangka jika lelaki ini akan menemaninya menghabiskan sisa hidupnya. Dean tersenyum, ia memiringkan badannya, menatap wajah Astha, membelai pipinya sebentar. Deru nafasnya yang teratur, hangat menerpa kulit Dean. Dean teringat kejadian sewaktu dirinya menyatakan cinta untuk yang pertama kalinya pada Astha. Saat itu dia di tolak mentah-mentah oleh Astha. Dean tersenyum, betapa bodohnya dia dulu. Dean mengecup pipi Astha sebentar, lalu ia mengelus pipi Astha menggunakan jemarinya. Astha menggeliat, matanya terbuka yang pertama ia lihat adalah Dean. "Morning.... emmuch

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN