Part |12|

1048 Kata
Error 404 Admin : yuyuswithgirlfriend.jpg Bokki : Udah punya pacar toh  Nurshabilla : Gue lebih cantik dari pacarnya woy Anastasia : Najis lu Nur Chanella Gultom : Ah, sedih #menangissemalam Bokki : Kak Chacha, aku juga sedih banget Pelita IL : HAHAHA Bokki : Kak Peta, kata kak Chacha kakak punya nomor Mas Yuyus. Bagii! Pelita IL : Hoaks tuh si Channy Peta sengaja mengirim foto Mas Yuyus dengan pacarnya agar mengalihkan perhatian Channy dari nomor handphone Mas Yuyus. Nyatanya ada Bokki yang ikutin kepo. Bokki itu anak reguler yang jiwa intelnya di luar batas wajar. Ia benar-benar menganggap Mas Yuyus seperti harta yang berharga dan setara dengan member BTS. Ia adalah fans fanatik Mas Yuyus. Bisa dikatakan, fans paling garis keras. Kalau ada garis lembut, dia gak mau ikutan. Peta langsung mandi dan bersiap untuk malam mingguan. Ia dan Benny akan nonton film terbaru Avenger di bioskop. Avenger Universe satu-satunya film yang menyatukan Peta dan Benny. Peta suka banget film-film sadis seperti Jigsaw dan Orphan. Sedangkan Benny lebih suka film yang berbau sejarah dan biografi hidup seseorang. Ya, mereka tuh benar-benar berbeda. Tapi ada cinta yang menyatukan. Walau keduanya beda dalam segala hal, tetap aja bisa bersatu. Peta memakai dress panjang nan longgar. Tujuannya agar bisa ngangkang di motor Benny. Ini serius ya, bukan bercanda. Ia pakai make up polos, semprot rambut dengan pewangi, pakai parfum mahal dan sepatu sneakers.  TARAAAAAA!!!! I'm a beautiful girl. Sebuah pesan menghancurkan imajinasinya. Benny sudah menunggu. Ia langsung buru-buru turun dengan menggunakan lift. Cara paling sederhana biar cepat sampe. Kalau turun via tangga, bisa keropos tulang-tulang yang udah jarang olahraga ini. "Cantik amat pacar aku." ucap Benny sambil tersenyum manis. "Iya dong!" balas Peta cuek. Cuek-cuek tapi senang juga udah dipuji. Motor melaju melewati jalanan yang penuh dengan manusia. Maklum saja, awal bulan jadi ajang untuk membakar uang. Nikmati saja sebelum Tuhan menjemput nyawa dari kita masing-masing. Setelah parkir di basement, mereka langsung menuju foodcourt untuk makan dulu. Kalau kamu lapar, jangan lupa makan. "Ben, gimana kemarin lo ketemu bokap nyokap?" "It's fine!" Jawaban singkat itu menunjukkan bahwa pertemuan mereka tak berjalan mulus. Peta tidak mau menanyakan lebih lanjut. Ia sangat yakin bahwa pertemuan itu tak lepas dari bahasan tentang dirinya. Apapun yang terjadi biarlah terjadi. Persetan dengan semua itu.  "Aku ke toilet bentar ya, Ta. Kamu nunggu disini aja?" "Iya Ben. Gue tunggu disini deh." Pikiran Peta kembali ke masa lalu. Ah, andai saja dulu dia tidak berbuat demikian. Dilihat dari sisi manapun juga, Peta dan Benny sangat tidak mungkin bersatu. Mereka tuh kayak air dan api. Gimana pun caranya, gak ada cara untuk bikin dua hal itu nyatu. Itu salah satu kemustahilan yang abadi di dunia ini. Andai aku bisa mengulang semua yang sudah terjadi. Ah, sialan! Dalam lamunan itu, tiba-tiba ia teralihkan pada dua orang yang sedang berduaan tak jauh dari tempat ia duduk. Eran dan Pinta sedang menikmati makanan sambil mengobrol. Mereka tampak serasi. Bukankah lebih baik punya hubungan seperti mereka? Rasanya mereka adalah dua insan yang akan berakhir dengan kebahagiaan. Sedangkan Peta dan Benny adalah dua orang yang berujung pada ketidakmungkinan. Miris tapi nyata. Namun, apa jadinya jika Eran tahu tentang Pinta yang sebenarnya? Apakah sebaiknya di coba dulu? Coba memberitahu Eran tentang Pinta yang jadi simpanan om-om. Apakah cintanya lebih besar dari itu semua? Ah, tapi itu terlalu jahat. Itu terlalu kejam dan tidak manusiawi. Ponsel butut Peta berdering. Pertanda ada sesuatu yang patut dilihat. Beberapa minggu yang lalu, Peta berhasil meretas akun Pinta. Ia lupa menutup peretasan itu. Untung saja Pinta tak curiga. Ia melihat isi pesan w******p Pinta dengan seseorang. Ini bukan hal sulit untuk orang seperti Peta. Perempuan yang punya skill luar biasa dalam bidang teknologi. Pinta : Gue pengen banget beli jam rolex keluaran baru itu. Lo bisa bantu gak? 082109xxxx : Lo mau dikenalin lagi? Bukannya lo bilang udah kerja dan dapat gaji gede? Pinta : Iya mau. Uang gue habis buat dikirim ke rumah. Gue pengen banget beli jam. Gue bisa dapat berapa kira-kira? 082109xxxx : 100 juta.  Goblok! g****k banget lo Pin. Peta sampai pusing melihat isi pesan itu. Cewek itu benar-benar sudah gila. Ia syok sampai gak tahu harus berbuat apa. Yang pasti, Eran yang baik hati itu tak pantas mendapatkan cewek seperti Pinta.  "Ta, kenapa kayak kesurupan gitu? Ayo, bentar lagi mulai."ucap Ben yang udah berdiri di depan Peta sedari tadi. Peta sampai gak nyadar karena sibuk dengan handphonenya. "Iya Ben hehe. Gue lagi mules tadi." "Mau ke toilet dulu?" "Gak usah. Sekarang udah gak mules."dusta Peta bikin alasan. Mereka berjalan ke bioskop yang berada di lantai yang sama dengan foodcourt. Peta yang sedikit khawatir akan kehadiran orang yang ia kenal memutuskan untuk meminjam hoodie milik Benny. Ia menutup kepalanya dengan kupluk hoodie itu.  "Ben, menurut lo kalau gue mau ngebantu orang agar gak terjebak masa lalu, apakah itu benar?" "Of course. Kenapa Ta?" "Kalau misalnya gue jadi mengumbar aibnya, it's true or not?" "Tapi tetap demi kebaikan kan? Biar dia gak kembali ke dosa lamanya?" "Iya!" "Do it! Emang siapa sih?" "Teman sekelas gue. Jadi, dia itu pernah jadi simpenan om-om. Terus pacarnya gak tahu Ben. Gue tadinya mau biarin kan, tapi ternyata dia mau nyoba lagi." "Lo gak ngehack dia kan?" Aduh, ketahuan gue. Salah besar gue ngasih tahu Bendot! "Engga, sayang. Gue aja udah lupa cara ngehack. Gue tahu karenaaa......."Peta sedang mencari alasan. "Karena diceritain sama si cewek itu." "Ya udah, kamu tuntun baik-baik teman kamu itu. Jangan umbar-umbar ke semua orang loh, Ta." "Engga, tenang aja Ben." "Ayok, udah dibuka tuh." Peta menyusul Benny masuk ke teater 5. Ia akan beraksi setelah kelar nonton Avenger. Pinta tak boleh dibiarkan menjual diri untuk kedua kalinya. Dosanya besar, dan jangan sampai lebih besar lagi.  Pulang dari mall, Peta sibuk mencari cara terbaik untuk mengirimkan Eran informasi penting ini. Bagaimana caranya agar Eran tak tahu bahwa dialah si pengirimnya? Kalau dikirimkan spam via email, Eran pasti ogah membukanya.  Dengan segala pertimbangan, Peta menggunakan aplikasi gratisan dari ponselnya untuk mengirimkan screenshot chattingan Pinta. Ia yakin bahwa Eran pasti akan syok mendapat pesan itu. Ia akan berpikir dua kali menjadikan cewek itu teman hidupnya. Mereka akan jadi kemustahilan yang nyata. Ya, sama seperti Peta dan Benny. Dua orang yang selalu bersama, sehati, sejiwa bahkan saling mencintaipun bukan apa-apa jika takdir tak mengijinkan.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN