"Kau yakin pulang dalam keadaan kaki seperti itu? Aku antarkan, oke!" Bella menghembuskan napasnya dengan kasar. Dia sudah sangat lelah sekali menggali Jack yang sedari tadi terus memaksanya untuk mengantarkan pulang. Apakah orang itu sama sekali tak memikirkan keadaan tubuhnya yang juga sama-sama terluka seperti dirinya. Ah, mungkin saja pria itu lupa dan tentu saja, Bella tak akan mau menyusahkan tanam yang juga sedang sakit. "Aku baik-baik saja. Lagian juga tempat tinggal ku berada tak jauh dari sini, hanya beberapa meter saja." Bella berdiri susah payah, wanita itu mengambil tas nya lalu menggantungkan ke bahu kiri. Jack menatapnya dengan tak yakin setelah menerima penolakan dari Bella langsung. Pria itu menatap ke arah kaki Bella yang terluka tadi, terpaksa wanita itu dipulangka

