63.

1482 Kata

"Bagaimana keadaan Aira?" Dave yang sedari tadi menunggu di luar kamar langsung bertanya. "Dia sudah tenang dan sekarang sudah tidur." ucap Aliana lelah. Aliana sudah menyangka hal ini akan terjadi nantinya namun yang tidak dia sangka adalah remaja satu itu mau meminta maaf padanya. "Terima kasih sudah bersedia membantu menenangkan Aira." Dave tersenyum sendu karena sebelumnya Dave sendiri ingin menenangkan Aira namun gadis itu malah semakin histeris. "Sekarang ayo kita turun, Askara sudah menunggu kita." Aliana mengulurkan tangannya pada Dave. Mereka turun ke lantai satu dan mendapati Nyonya Sri sedang berbicara pada assistant-nya. "Saya harap kamu menangani kabar ini dengan rapi dan jangan sampai media tahu akan hal ini." "Baik, Nyonya." wanita yang akhir 30-an yang menjadi assista

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN