Taman cukup ramai di weekend ini dan Dave tersenyum menatap putra serta calon istrinya yang berjalan bergandengan di depan sana yang sambil sesekali verhenti di tenant-tenant yang ada meskipun hanya untuk melihat-lihat apa yang mereka jual. “Mau beli sesuatu?” Dave mendekat dan berbisik ditelinga gadis muda itu. “Tidak dulu.” Aliana membalas Dave sembari melirik kedua tangan pria itu yang penuh dengan barang-barang lucu yang Aliana serta Askara beli tadi. “Padahal bando kucing itu lucu sekali.” Dave memindahkan barang-barang ditangan kanannya untuk menjadi satu ditangan kiri sebelum meraih bando yang dia maksud yang menunjukkannya pada Aliana. “Baguskan?” “Anda meminta saya untuk memakai itu?” Alis Aliana mengerut, “Itu untuk anak kecil, Tuan Dave!” “Siapa bilang?” Dave lantas mendek

