48.

1105 Kata

Pagi di kediaman Kusuma sudah sangat sibuk, para pelayan membersihkan setiap penjuru rumah besar itu, menyiapkan sarapan untuk sang tuan yang mungkin masih dipeluk kantuk dan Aliana yang baru membuka selimut tebal yang membungkus tubuh mungil Askara yang kini telah membuka matanya dengan malas disertai uapan kecilnya. “Ayo mandi sebelum hari semakin siang. Ingat hari ini hari apa? Senin, waktunya upacara jadi harus datang lebih pagi." “Iya aunty.” Masih dengan nyawa yang belum terkumpul sepenuhnya, bocah itu melangkah menuju kamar mandi, melepaskan piyama yang membalut tubuhnya sepanjang malam kemudian meletakkannya di keranjang pakaian kotor sebelum akhirnya tubuh mungilnya itu masuk ke dalam bak mandi ukuran sedang yang berisi air hangat yang telah disiapkan oleh Aliana sebelumnya, sem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN