Aliana tidak menyangka Aira memikul beban seberat itu tanpa remaja itu sadari. Aliana tidak mampu membayangkan apa yang akan terjadi jika akhirnya Aira tahu tentang jati dirinya. “Apakah sopan menghela nafas seperti itu didepan majikanmu?!” suara Sri mengalun, manicnya menatap dengan ketus sosok Aliana yang kini sedang membantu Askara menyiapkan peralatan sekolahnya, “Jangan mentang-mentang Dave lunak padamu, kamu bisa seenaknya sendiri! Ingat apa posisimu di rumah ini!” "Ibu, apakah ibu tidak lelah marah-marah terus seperti ini?" Dave datang dari arah kamarnya, mengambil duduk disamping sang ibu. "Jangan ikut campur! Jangan buat babysitter satu ini semakin tidak tahu diri karena merasa terus kamu bela!" sengit Sri pada sang putra, "Sudahlah terserah ibu saja, Dave sudah terlambat ke ka

