Part 32 Terjebak

1522 Kata

POV ARETHA Kami semua berkumpul di ruangan yang pengap dan kotor penuh debu ini. Semua diam sambil sibuk dengan pikiran masing masing. "Gak ada yang bawa hp ya?" tanya Ari sambil menatap wajah kami satu persatu. "Enggak! Tapi yg di rumah tau kan kalau kita ke sini. Pasti mereka tau di mana harus nyari kita kalo kita gak balik balik," ucap kak Arden. "Ya kalau mereka dateng diwaktu yg tepat, Den. Kalau keburu kita di bakar hidup hidup di sini gimana?" tanya Dion malah bikin panik. Plakk!! Danu memukul lengan Dion karena kesal. "Ngomongnya itu lho. Bikin semangat turun aja! Kita harus bisa keluar dari sini hidup hidup!" kata Danu dengan penuh keyakinan. "Setuju tuh," sahut Radit. "Dit, tendang aja tuh pintu. u kan kuat," saran Dedi. "Heh! Elu nggak lihat? Itu pintu dilapisi apaan?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN