Ixora begitu takjub dengan teknologi yang dipakai untuk memananen jagung kuartal tahun ini alat-alat super canggih dan akurat dikerahkan. Para pekerja pun sangat antusias, begitupun Ixora. Lebih dari 3 jam dirinya dan tim memeriksa ini dan itu sekaligus memantau langsung tempat pemuliaan benih dengan system hibridisasi, gudang tempat penyimpanan bibit unggul dan juga bagian spesialisasi hortikultura. Mereka tidak hanya menggunakan bibit itu untuk keperluan lahan sendiri tetapi juga diperjual belikan kepada petani mikro. Sehingga para petani kecil pun memiliki peluang hasil yang lebih baik. “Rasanya masih kurang 3 jam kita berkeliling. Aku masih ingin melihat baby-baby itu,” ujar Ixora dengan wajah riang gembira. Baby-baby yang dimaksudkan oleh Ixora adalah para bibit di bilik pengembangan

