Bab 16

1615 Kata

Dalam cinta kadang kita harus berkorban. Tapi nyatanya berkorban hal tersulit, hingga hanya ingin untuk memiliki. Tak perduli rintangan yang menanti. Hari ini setelah beberapa hari tidak masuk kuliah, keadaan Ranum sudah lebih baik. Dan dengan merengek Ranum berhasil dapat izin untuk kuliah hari ini. Tepatnya dia bisa bertemu Agasta, tanpa harus takut ada Rangga. "Ranum.." Jerit heboh kedua sahabat melihat Ranum masuk kelasnya. "Yaelah.. Kayak gak ketemu berapa lama aja." Ranum mendarat duduk dekat Alya, lalu mengambil ponselnya mengetik sesuatu. "Daripada lo sibuk chat Agasta, tapi gak dibalas sama dia." Cecar Lala santai membuat Ranum tak menggubrisnya. Sepertinya Ranum sudah terbiasa dengan celaan para sahabatnya. "Ranum.. Bucin banget lo sama Agasta." Tambah Lala. Sedangkan Alya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN