Bab 40

1262 Kata

Ketika pagi menjelang Ranum membuka mata melihat kamar asing yang dia tempati. Tadinya Ranum berpikir Rangga akan membawanya pulang ke Jakarta. Tapi nyatanya dia malah berada di Australia. Awalnya Ranum berpikir hubungannya akan baik-baik saja setelah ini. Namun sikap Rangga yang tidak ingin lagi dia bertemu kembali dengan Agasta berhasil menghancurkan semuanya. Bahkan Rangga sudah mengurus perpindahan kuliahnya. Ranum masih mengenakan piyama tidurnya, ia termenung berdiri di balkon sendiri sembari melihat pemandangan negara itu. "Sayang.." Ranum berbalik mendapati Dewi membawa secangkir teh hangat. "Pagi sayang." Mata Ranum tampak sembab. "Pagi, ma. Mama kapan sampai?" Dewi mendekati Ranum, ia tau Ranum tak bisa terima dengan mudah keputusan Rangga. Sebenarnya Dewi tidak setuju,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN