Malam pertama Setelah resepsi pernikahan selesai jantung Ranum terasa berdebar-debar. Pasalnya dia harus malam pertama, Ranum tidak pernah merasakan hal itu. Ia hanya sesekali pernah mendengar dari teman-temannya di Australia, walaupun belum menikah mereka semua sudah melepaskan asetnya. Sementara Ranum sendiri masih segel sampai detik ini. Wanita itu mondar-mandir sendiri di kamar mandi, sudah hampir setengah jam ia mengurung diri disana. Apalagi baju tidur di kopernya hanya ada lingerie membuatnya jengkel. Entah siapa yang mengganti isi kopernya. Padahal saat packing Ranum yakin dia memasuki pakaian sewajarnya. Bagaimana bisa dia mengenakan piyama tipis itu depan Agasta? "Ranum.. Lama amat! Giliran dong aku mau mandi, gerah nih." Teriak Agasta yang berbaring di ranjang sambil membuk

