Setelah pertemuannya kembali dengan Barra, Afifah tak pernah bertemu Barra lagi. Ia pun heran Karena Barra tak menemuinya, setidaknya bertanya tentang Fara. Dia berusaha tak pernah memikirkan Barra. Dan sekuat apapun dia takkan mampu, Karena sejujurnya Barra sudah memenuhi hatinya, bahkan seseorang yang ingin masuk, akan sulit. Termasuk dokter Arya. Dokter Arya memang berhasil menjadi bagian hidupnya. Tapi dia tidak pernah berhasil menjadi bagian hati dan jantung Afifah. "Aku menyakinkan hatiku untuk pergi tapi sekarang semakin dekat persidangan perceraian aku semakin takut dengan semua yang terjadi." Ucap Afifah frustasi, ia tengah duduk digudang menjadi saksi Barra menghancuri hidupnya. Sejujurnya Afifah mempercayai takdir, mungkin jika Barra tidak melakukan itu. Mereka tidak akan meni

