Afifah menyempati dirinya untuk makan siang bersama Fara seperti janjinya. Dia pun sudah menunggu Fara pulang didepan gerbang sekolah. Tampak Fara berjalan kearahnya bersama temannya. Afifah berpikir mungkin itu teman yang diceritakan putri kemarin. "Mama..." Fara memeluknya dengan perasaan bahagia. "Ma, ini loh yang namanya Reisya teman Aku." Afifah mengulas senyumnya pada Reisya. Entah mengapa wajah Reisya seperti pernah dia lihat, tapi siapa dirinya pun Lupa. "Hai... Reisya." "Hai Tante." Reisya membalas senyuman Afifah. "Reisya udah dijemput? Kalau belum ikut Tante aja makan siang Sama Fara. Gimana?" Reisya menggeleng pelan. "Belum Tante. Tapi kalau ikut Tante, nanti Papa khawatir cariin Reisya." Sebenarnya Afifah juga tak tega meninggalkan Reisya. Ia bingung, apalagi setelah m

