"Gue punya kewajiban buat jagain lo kalo gue dijodohin sama lo!" Agas terengah. Matanya menyorot kesal ke arah Kay yang akhirnya mingkem dan menatapnya tak percaya. Tak lama, Agas melengos sambil mendengus keras. Dia cukup tersinggung dengan penegasan Kay tadi, tapi juga merasa geli melihat tampang Kay yang langsung seperti orang bloon. "Ng-nggak mungkin!" Kay menggeleng pelan. Pandangannya beralih ke bawah. Tingkahnya mirip orang kehilangan orientasi. Agas hanya bisa memutar bola mata melihatnya. "Kak Agas bohong, kan?" tanya Kay, menatap Agas ragu. Dia kemudian memegang kepalanya dan tatapannya berubah horor. "Nggak mungkin aku dijodohin sama Kak Agas." Agas merasa tatapan horor itu sungguh melukai perasaannya sebagai coverboy Integra yang digilai para cewek sesekolah. Oh, ayolah! Aga

