NOTE : Maaf ini partnya salah dan sudah aku benarkan di JARAK (PART 25) Pukul 03.45 Dinar sudah terbangun dari mimpi malamnya. Tak lupa ia mengerjakan ibadah shalat tahajud dan setelah tu meneruskan membaca Al Qur’an. “Shodaqallahualzim.” Dinar menutup kembali Al Qur’an berukuran kecil itu sekaligus membereskan perlengkapan shalat yang telah ia pakai. “20 menit lagi subuh, aku cek hape dulu bentaran deh.” Dinar membulatkan matanya saat ia lagi-lagi membaca notifikasi di layar handphone menunjukkan ada beberapa panggilan tak terjawab masih dari nomor yang sama. “Ish, siapa sih orang ini? Nyebelin banget.” Kemudian ia meletakkan kembali benda pipih itu begitu saja di atas meja. “Awas aja kalo nelpon lagi. Aku ga akan peduli.” Beberapa menit saat Dinar kembali duduk di atas tempat tidu

