semoga tidak terlambat. Lirih Angel. Angel menghubungi ponsel Azka dan hanya operator yang menjawab bahwa nomornya tidak aktif. Angel ke bagian informasi, satu-satu cara yang harus ia lakukan hanya itu. "Azka Pratama Wijaya. Please don't leave me, please stay with me, jangan tinggalkan aku Azka. Aku tahu aku perempuan yang labil yang tidak berani mengakui perasaannya, aku perempuan yang tidak berani mengambil keputusan untuk menerima kamu. Aku menyesal sekarang. Aku tidak ingin kamu meninggalkan ku. Aku mencintai kamu." Angel bahkan tidak malu menjadi pusat perhatian yang penting sekarang ia harus menemukan Azka. "Angel...." Angel menoleh ternyata Azka ada di sampingnya dan refleks Angel memeluk Azka dengan erat. "Sesak, Angel." Ucap Azka. Angel melepas pelukannya. "Ups, Sorry. Plea

