Bab 26

1554 Kata

Suara ketukan pintu terdengar oleh Yuna. Wanita itu sengaja menunggu kepulangan Reynard. Setelah matanya terbangun dari tidur nyenyaknya saat ia merasa haus di tenggorokan, namun iris matanya tidak mendapatkan Reynard di kamar. Langkah kaki Yuna tergesa-gesa untuk mengetahui siapa di balik pintu itu. Ceklek ...! "Bruugg ..." Reynard jatuh di pangkuan Yuna. Bersyukur Yuna masih mampu menupang baik tubuhnya. Bertumpu pada telapak kaki yang sempat menahan di bawah sana. "Tuan! Apa yang terjadi?" Yuna seketika terjingkrak. Melihat Reynard berdiri sempoyongan."Anda kenapa?" "Aku merindukanmu, aku sangat merindukanmu sayang!" ucapan Reynard begitu lembut membuat Yuna terdiam seketika. Tetapi ia tahu lelaki itu tidak serius dengan perkataannya. Sebab tidak dalam kesadar sepenuhnya. Namun pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN