Bab 21

1433 Kata

Tok ...! Tok ...! "Nyonya, Nyonya, bangun Nyonya, ini sudah pagi. Saya sudah membuatkan sarapan buat, Nyonya," seru Jannah di balik pintu. Menempelkan daun telinganya pada pintu kamar Yuna. Namun telinganya yang masih baik pendengaran tidak mendengar sahutan dari nyonya muda Permana itu. Tidak ada sahutan, jannah masuk kedalam kamar. Perlahan pintu kamar terbuka. Namun mata jannah menangkap tempat tidur telah rapi. Nyonya ...! nyonya ...! Jannah tetap tidak melihat menemukan sosok Yuna. Dengan perasaan gusar, Jannah melangkah kekamar mandi untuk memastikan bahwa nyonya muda ada di kamarnya. Masih tetap sama, pintu kamar mandi tidak terkunci, dan telah di buka Jannah. Matanya tetap tidak mendapati Yuna. "Kemana dia?" tanya Jannah dengan dahi berkerut. Perasaan mulai merasakan cemas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN