Ketika aku membuka kotak beludru kecil itu sebuah permata biru berkilau mencuri perhatianku. Aku mendesah sebagai respon. Benda ini adalah cincin pertunanganku dengan Grigorii, jika kedua cincin itu berdekatan warna yang dihasilkannya berwarna ungu yang artinya kepercayaan selamanya. Sedangkan kini yang berada didepanku sekarang berwarna biru yang berarti sebuah kesedihan karena kehilangan pasangannya. Jelas ini sangat berharga, tapi jenis permata langka yang memiliki arti mendalam tentu tidak banyak. Tapi bukan itu yang membuatku sedikit merasa terbebani melainkan si pengirim. Hadiah dari mantan suamiku Grigorii ? sebenarnya apa yang sedang dia coba lakukan dengan memberiku hadiah seperti ini ? mengungkap penyesalan dan kesedihannya ? sebuah kenangan tiba-tiba mampir dalam otakku. Saat it

