Jillian kemudian diam sambil memandang foto ibunya yang kini ia pegang erat di tangannya. Kenangan itu begitu manis, meskipun ia tahu, tidak semua hal yang terjadi di masa lalu bisa dipertahankan. Mike yang berada di samping Jillian merasakan keheningan itu. Ia pun melepaskan pelukannya dan memandang wajah mantan istrinya. “Jika kau ingin terus tinggal di sini bersama Nenekmu, aku akan menemanimu. Aku belum berniat untuk pergi jauh dari Jakarta. Ada banyak hal yang perlu aku selesaikan di sini,” kata Mike dengan nada penuh harap. Terkejut, Jillian menatap Mike dengan wajah tak percaya, seolah ia telah salah mendengar ucapan mantan suaminya itu. “Aku hanya ingin membantumu melewati semua ini. Satu lagi, sebenarnya aku telah membeli rumah di Jakarta setahun yang lalu. Aku bisa tinggal

